Jumat, 17 Januari 2014

Hari kesepuluh setelah hijrah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hai akhwat dan ikhwan yang insyaAllah selalu dalam lindungannya. Salam odoj!
Hehe :)

Mungkin seharusnya saya post sudah sejak awal saja hijrah. Tapi entah kenapa saya baru saja mendapatkan keinginan untuk itu.
Saya akan ceritakan sedikir pengalaman saya tentang hijrah yang telah saya alami. Berbagi lebih baik bukan ketimbang disimpan sendiri. Berbagi itu indah :)

Pertama
Astaghfirullah. Biarkan saya beristigfar dulu yaa. Saya merasa malu terhadap Allah dengab kelakuan saya yang dulu-dulu. Saya begitu jauh dariNya. Kepala saya begitu bebal, keras kepala. Solat saya masih bolong-bolong. Tilawah saya kadang kalau saya ingin. Jika saya ingat-ingat lagi betapa memalukannya diri saya.

Kedua
Saya tidak bisa melindungi diri saya sendiri. Kenapa saya bilang begitu ?
Saya sejak lulus SMA mencoba mengenakan jilbab. Selain karena nazar saya bila lulus UN. Tapi ternyata setelahnya kadang saya masih sering keluar rumah tidak mengenakannya. Kadang ada perasaan malu menyergap tapi entah mengapa perasaan malas lebih besar dari itu. Tapi setelah saya lulus kuliah, saya lebih intens mengenakan jilbab hingga memasuki dunia kerja.

Ketiga
Cara berpakaian saya. Ya Allah bila saya ingat, saya sangat malu. Memperlihatkan tiap lekuk tubuh saya terlebih lagi untuk saya yang mengenakan jilbab. Dengan jeans yang dibilang pensil, dengan sweater lengan panjang yang panjangnya tidak menutupi bagian (maaf) bokong saya. Dengan jilbab yang hanya menutupi kepala tapi tidak menutupi dada. Astaghfirullah. Betapa saya tidak menghargai diri saya. Pikiran saya saat itu, yang menting gaya. Ampuni hamba ya Allah atas khilaf itu.

Keempat
Kelakuan saya itu berakhir saat saya bertemu dengan seorang doker yang terus menasehati saya tentang agama, meskipun yang saya rasa ada nasehatnya yang tidak masuk diakal. Baiklah, saya hanya ambil positifnya saja dan mengabaikan hal-hal yang saya anggap menyimpang. Pernah suatu ketika, kebetulan saya adalah seorang bidan. Dan saat itu ada operasi, dan pas sekali dokter yang menasehatu saya yang akan operasi. Kalau diruang operasi kita harus ganti baju dulu agar menurunkan resiko infeksi pada pasien. Saya ganti baju, bajunya tipis dengan lengan pendek dan tidak mengenakan jilbab atau sekadar penutup kepala, yang digunakan hanya topi transparant khas topi meja operasi berwarna hijau. Saat saya hendak mengambil masker dan topi dokter itu menegur saya, "Ris, kalau keluar rumah pake kerudung gak ?"
Astagfirullah hati saya tersontak sangat keras. Rasanya sangat malu mendapati diri saya yang rela melepaskan jilbab saya demi sebuah pekerjaan. Keesokkan harinya sayapun mencoba untuk menutupnya. Dengan daleman ninja yang pas menutupi aurat.

Kelima
Lama kelamaan saya berpikir. Saya harus mengakhiri masa-masa jahiliyah saya. Saya tidak ingin hidup saya habis dengan menumpuk dosa yang tentu tidak saya sadari.
Kira-kira 3 bulan yang lalu, saya mengganti semua pakaian saya. Mencoba untuk lebih syar'i kalau kata ustad atau ustazah. Yang lebih sesuai dengan aturan Allah.
Saya berikan baju-baju yang serba ketat itu, celana jeans yang sempit itu.
"Bismillah, saya.ingin taat" bisik saya dalam hati.
Alhamdulillah semua dilancarkan oleh Allah. Rezeki selalu ada untuk membeli baju-baju baru yang sesuai dengan keyakinan saya.
Alhamdulillah lagi hijrah saya ditemani dengan teman sesama profesi saya, yqng dulunya dia pernah hijrah lalu kembali ke masa jahiliyah tappi tidak sepenuhnya (hanya soal pakaian yang tidak syar'i). Saya sangat senang ada yang sama keyakinannya dengan saya, itu adalah salah satu motivasi untuk terus bergerak menuju kebaikan.

Keenam
Kira-kira hampir 1 bulan odoj mulai terdengar ditelinga saya dan pandangan saya. Alhamdulillah saat itu, pakaian saya sudah lebih baik. Dan kini saatnya memperbaiki kebiasaan saya. Saya mencari tahu odoj itu apa dan bagaimana. Alhamdulillah semua yang saya cari dengan mudah saya dapatkan.
Setelah satu minggu saya daftar untuk menjadi anggota (ketika itu masih via twitter), saya belum juga dimasukkan dalam group. Saya konfirmasi kepada admin, masyaAllah ternyata yang mengantri untuk ikut odoj sudah membludak dan admin kewalahan. Maha besar Allah dengan segala rahmatnya.
Si teman yang ikut hijrah bersama saya, yang tadi saya ceritakan. Dia mendapatkan chennel untuk gabung langsung dalam group odoj. Alhamdulillah saya akhirnya masuk dalan odoj 1092 :)

Ketujuh
Maha pengasih Allah dengan segala kasih sayangnya.
Hari-hari saya lebih teratur dengab adanya odoj. Setiap harinya saya bisa menyempatkan membaca Al-Qur'an satu juz. Yang biasanya saya membuka Al-Qur'an saat saya ingin. Kebiasaan-kebiasaan buruk kini berubah sedikit demi sedikit menuju kebaikan. Alhamdulillah. Tak hentinya saya ucapkan Alhamdulillah, saya telah disempatkan untuk menikmati damainya bersama Al-Qur'an dalam ketaatan yang terus saya tingkatkan.

Kedelapan
Alhamdulillah, dalam group odoj 1092 saya temukan saudari-saudari yang begitu luar biasa. Selalu memberikan motivasi, saling berbagi dalam kebaikan dab saling mengingatkan dalam kebenaran. Ya Allah terimakasih telah Engkau pertemukan hamba denga mereka yang walau tak pernah bertemu dan bertatap muka, tapi serasa sudah dekat dengan mereka.

Ini hanya sepenggal kisah saya yang insyaAllah bisa memberikan motivasi pada anda yang masih ragu untuk hijrah atau yang sudah hijrah untuk memantapkannya lagi.
Saya, bukan apa-apa. Saya hanya manusia penuh dengan dosa. Saya hanya mencoba dan terus mencoba untuk menjadi lebih baik. Terlepas dari prasangka riya, hanya Allah lah yang mengetahui niat saya.
Semoga kalimat-kalimat sederhana ini bisa menjadi pelajaran bagi anda. Berbagi itu indah, terlebih lagi berbagi dalam kebaikkan.

Salam ukhuwah :)

Senin, 06 Januari 2014

Novelnya sudah live

Selamat sore everibadeeeeh :)
Hari ini novel pertamaku terbit a.k.a live di nulisbuku.com rasanya senang bisa berbagi cerita bersama oranglain. Semoga bisa memetik hikmahnya dan menguras hati melalui kata-kata pembangkit jiwa.
Judulnya (eng ing eeeeeng)
Setelah hujan, apa masih ada pelangi ?
Kisah memilukan tentang perjuangan hidup. Bahwa kehidupan adalah pilihan yang harus diperjuangkan.
Kepada mba nuzul sebagai desain dari novel saya, terima kasih banyak atas cover yang inspiratifnya.
Liat nih penampakan novelnya.
Cekidot ke nulisbuku.com yaa jangan lupa langsung cari kategori novel dan dapatkan novelnya :)

Rabu, 27 November 2013

Brownies Amanda !!

Telah hadir!!!
 

Setelah sukses membuka outlet daerah Pajdajaran, kini Brownies Amanda mulai menjarahi pelosok kota Bogor. Brownies asal dari daerah Bandung ini kini hadir di daerah Jln Jenderal Sudirman No. 22 - 3a kecamatan Bogor Tengah.

Dengan berbagai inovasi, kini Brownies amanda semakin menarik. Selain dari isinya lebih berwarna kini penampilan luarnya pun lebih menarik. Bisa dilihat dari outlet yang kini telah menginjak bulan kelima.

Bagi kalian-kalian yang hanya tau outlet Brownies Amanda daerah Padjajaran, kini Amanda lebih mendekat kedaerah yang berada disekitaran Mancur ini. Brownies yang berada di outlet Padjajaran dan Sudirman ini sama-sama berasal dari Bandung langsung. Brownies Amanda bisa menjadi teman anda saat bersantai ataupun untuk acara anda, misalnya untuk arisan. Rasanya yang tidak begitu manis membuat ingin lagi dan lagi.
 
Dijamin rasa tidak membohongi. Kamu bisa buktikan sendiri dengan datang ke outletnya.
Ayo buruan, keburu abis lho!!! hehe
 
Saya juga sertakan berbagai macam inovasi dari Brownies Amanda yang kini terus mengembangkan sayapnya nih yaaa *burung kali yaaa :D
 
  

Ini dia penampakan Outlet Brownies Amanda yang baru didaerah Sudirman Bogor Tenga










Ini dia inovasi yang telah dibuat, menarik bukan untuk dicoba ??
Ini adalah salah satunya, hmmm yummy bukan ?
 


Nah!! Sangat menarik bukan untuk dicoba ??
Ayo segera datang dan merapat.
Kami tunggu di Outlet Brownies Amanda daerah Sudirman Bogor tengah.



Regards,


Brownies Amanda Outlet Sudirman